Brecek.desa.id : Azolla Microphylla, mungkin nama tersebut masih asing ditelinga kita,namun mahasiswa KKN PPM dari Unsoed dalam acara sosialisasi Pertanian Terpadu berbasiz Azolla pada Minggu, 29 Juli 2018 pukul 19.30 WIB di Aula Balai Desa Brecek yang telah mengenalkannya pada kami, masyarakat desa Brecek tentang apa itu Azolla Microphylla tersebut yang selanjutnya disingkat Azolla.

Tampak Sdr. Ade Putra,Kormades KKN Unsoed sedang menyampaikan sosialisasi Azolla

 

Sebenarnya apa itu azolla ?Azolla microphylla dalam Bahasa Indonesia disebut tanaman paku air. Tak banyak masyarakat awam yang tahu tentang tanaman ini. Tanaman genus suku azollceae ini memiliki banyak sekali manfaat, khususnya untuk sektor peternakan dan pertanian yang berfungsi sebagai pakan ikan, unggas serta pupuk. Banyak pebudidaya ikan menggunakan tanaman ini sebagai pakan karena mengandung protein yang sangat tinggi, tanaman azolla ini sudah mempunyai pasar tersendiri sehingga laku untuk dijual.

Itik atau bebek yang dikasih makan campuran azolla dan dedak

Keunggulan Azolla adalah :
1. Mudah dibudidayakan
2. Produksi biomasa tinggi dan cepat, 20 kali lipat dalam 24 hari (tanam 1 kg, panen 20 kg)
3. Kandungan protein yang tinggi
4. Kandungan serat kasar 15-17 %
5. Bahan pupuk hijau dan POC, Pakan itik, ayam dan ikan

Penanaman Azolla disamping kandang itik

Azolla sebagai pupuk hijau pada sawah, mampu meningkatkan bobot gabah kering per rumpun 17,19% dibanding inokulasi pada dosis pupuk standar.
Penambahan Azolla pada pakan itik mampu meningkatkan produksi telur,(produksi telur tinggi stabil), menghemat pakan itik 30%.
Selain itik, azolla yang segar juga sangat disukai ayam dan entog. Azolla bisa menggantikan 30% s/d 40% pakan ayam,dan pakan entog 50%.
Azolla dapat dipanen tiap hari 1/5 kolam azolla. Agar tetap subur, beri pupuk cair setiap 7 s/d 10 hari sekali.Untuk mencegah berkembangnya kecebong dan jentik-jentik nyamuk beri ikan lele 5 ekor per kolam atau ikan patin.

Para Mahasiswa KKN PPM Unsoed saat membuat kandang itik

Azolla ini adalah salah satu bahan baku pakan dan pupuk alternatif untuk pengembangan pertanian terpadu.Mudah-mudahan inovasi ini memberikan jawaban bagi kemajuan pertanian dan peternakan kita yang mampu mengurangi biaya produksi sehingga hasil yang diperoleh lebih menguntungkan.(NH)