Sosialisasi dari Kapolres Purbalingga mengenai Upaya Optimalisasi Pemberdayaan Potensi Keamanan Swakarsa melalui Pembinaan dan Penyuluhan Keamanan Swakarsa ( Binluh Kamsa ) dilaksanakan di Balai Desa Brecek pada hari Kamis, 26 Januari 2017.

Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

Pada acara tersebut Hadir :
1. Kasat Binmas yang diwakili oleh KBO Ibu Widyastuti S.H
2. Camat Kaligondang yang diwakili oleh Kasi Pemtramtibum Ibu Baryati, S.Kom
3. Danramil Purbalingga yang diwakili oleh Babinsa Desa Brecek Pelda Ngilman
4. Kapolsek Kec. Kaligondang yang diwakili oleh Kanit Binmas Samingan
5. Kanit Bin Kamsa Binmas Polres Purbalingga Aiptu Siswanto
6. Kepala Desa, Tomas, Toga, BPD, LSM, Ketua RT dan RW, Perangkat Desa yang seluruhnya berjumlah 51 orang

Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

Acara dimulai dengan pembacaan Basmallah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Camat yang diwakili oleh Bu Baryati, S.Kom
selaku Kasi Pemtrantubum kec. Kaligondang.
Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kasat Binmas yang diwakili oleh KBO Widyastuti, S.H yang diantaranya menyampaikan adanya SMILE POLICE ( sistem Informasi Layanan
Elektronika), dan adanya pendaftaran Polri dengan syarat sudah lulus SI mulai tanggal 25 Jan s/d 20 Feb 2017.Selain itu juga menghimbau agar siskamling diaktifkan
kembali.

Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

Acara inti yaitu Pembinaan/penyampaian materi Pembinaan dan Penyuluhan Keamanan Swakarsa ( Binluh Kamsa ) oleh Kamit Bin Kamsa Binmas Polres Purbalingga Aiptu
Siswanto.
Diantara materi yang disampaikan adalah bahwa Lingkup Keamanan dimulai dari yang terkecil dulu yaitu Keluarga.
Pengertian Kamtibmas menurut Butir 5 Pasal 1 Bab I UU RI No. 2 Tahun 2002 adalah Kondisi Dinamsi Masyarakat,polisi & publik sebagai salah satu prasyarat proses
Pembangunan Nasional dalam Tujuan Nasional yang ditandai terjamin Keamanaan.
Gangguan Kamtibmas adalah segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum ( tindak pidana ) baik berupa kejahatan maupun pelanggaran.

Ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan Gangguan Kamtibmas.
1. Situasi Nasional dengan kondisi geografis yang terdiri dari beberapa kepulauan, yang mengakibatkan sering mengalami bencana berupa gempa bumi, tsunami, banjir dsb.
2. Sumber Kekayaan Alam yang belum terkelola dengan baik, terbatas dana dan teknologi
3. Masalah Kependudukan, pertumbuhan penduduk yang sangat pesat sekitar 4,5 jt/tahun dan penyebaran penduduk tidak merata (kebanyakan di pulau Jawa), Kualitas SDM
rendah, terdiri dari bernagai suku,agama,budaya ( mudah terjadi konflik ), lapangan kerja terbatas dan eksploitasi anak.

4. Permasalahan Sosial diantaranya:
a. Kemiskinan yang tinggi, gizi buruk, rumah kumuh
b. Angka pengangguran yang tinggi
c. Eksploitasi anak oleh Orangtua dan keluarga
d. Tidak terpenuhinya perumahan
e. Tidak terpenuhinya fasilitas pendidikan dan kesehatan
f. Tidak terpenuhinya Fasilitas umum dan sosial
g. Mudahnya muncul permasalahan pangan dan energi
i. Menghadapi maslah air bersih, udara bersih, sampah banjir
j. Perdagangan manusia

5. Ideologi Radikal Kiri diantaranya pernyataan-pernyataan yang mempengaruhi mengenai faham tertentu, buku pelajaran berindikasi komunis
6. Ideologi Radikal Kanan diantaranya Safari Dakwah yang menuntut pemberlakuan Syariat Islam di NKRI
7. dan Kelompok Separatis juga Terorisme yang tidak menginginkan tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila Dan UUD 1945

Selain itu juga ada masalah yang berhubungan dengan Pemuda sebagai penerus bangsa, diantaranya :
1. Narkoba/HIV/AIDS
2. kurangnya pemberdayaan pemuda
3. Rendahnya rasa nasionalisme/wawasan kebangsaan
4. Rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
5. Belum optimalnya peran organisasi/lembaga pemuda
6. Banyaknya pengangguran
7. Adanya Pengaruh Budaya asing
8. Kurangnya akses Dikmen
9. Rendahnya Tingkat Parsipipasi angkatan kerja
10.GAPTEK ( Gagap teknologi )
11. Kepeloporan/Kepemimpinan

Untuk itu dilakukan langkah pemberdayaan Pemuda yang dilakukan melalui :
1. Peningkatan iman dan takwa
2. Peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi
3. Penyelenggaraan pendidikan bela negara dan ketahanan nasional
4. Peneguhan kemandirian ekonomi pemuda
5. Peningkatan kualitas jasmani, seni dan budaya pemuda
6. Penyelenggaraan penelitian dan pendampingan kegiatan kepemudaan

dsc01879

Renungan
* Jika Indonesia ingin aman seterusnya maka kuncinya dua pilar yaitu umaro (pemerintah) dan ulama ( pemuka agama ) itu harus bersatu.
* Pemuda diharapkan mampu bertanggung jawab dalam membina kesatuan dan persatuan NKRI, serta mengamalkan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila agar terciptanya
kedamaian, kesejahteraan umum serta kerukunan antar bangsa.
* bekerja dengan Ketulusan dan Kesungguhan agar hasil yang diciptkan menjadi karya yang luar biasa
*Jadilah diri sendiri karena hanya dengan menjadi diri sendiri kita akan menjadi pribadi yang hidup dengan penuh rasa bahagia, damai dan mulia
* Kesuksesan bukan datang dari nasib dan keberuntungan, tapi datang dari kerja keras, ketidakputus asaan dan keyakinan.

Setelah acara tanya jawab acara tersebut ditutup dengan bacaan Hamdallah bersama.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua

Brecek, 26 Januari 2017
Admin

dsc01887